Sejarah awal bisnis kelengkeng.
Karena terlalu seringnya anak-anak saya meminta kelengkeng sewaktu berbelanja bulanan di sebuah supermarket besar di Solo, akhirnya saya mencari info tentang kelengkeng tersebut. Suatu saat di tahun 2007 saya bertemu dengan seorang ahli nutrisi tanaman dari Malaysia yang baru saja mendapat penghargaan dari Presiden SBY karena berhasil membuahkan kelengkeng di luar musim. Saya dipresentasikan tentang kelengkeng tersebut dan jenis pupuk yang dipakai. Kelengkeng tersebut adalah kelengkeng itoh.
Tidak lama kemudian saya segera memesan bibit dan menanam di kebun saya seluas lebih kurang 3.600 m2 di Desa Sepang Kecamatan Ngadirojo. Saya menanam dan memupuk sesuai petunjuk dari ahli nutrisi tersebut. Perhitungan saya untuk segera menanam pohon kelengkeng itoh di kebun mempunyai keunggulan-keunggulan, yaitu:
1. Jenis kelengkeng itoh termasuk jenis kelengkeng dataran rendah, dapat ditanam di lahan dari 0 m dpl – lebih kurang 1.200 m dpl.
2. Mempunyai produktivitas tinggi.
3. Bibit yang ditanam berasal dari mencangkok pohon induk yang sudah berumur lebih kurang 8 tahun, dapat berbuah pertama kali pada umur 3 tahun.
4. Dapat berumur sampai puluhan tahun, sehingga dapat diwariskan ke anak cucu.
5. Investasinya tidak terlalu besar dan cepat balik modal.
6. Termasuk buah yang high quality.
7. Dapat dibuahkan kapan saja.
Ada beberapa bibit kelengkeng itoh yang saya tanam di pot (tabulampot) umur lebih kurang 9 bulan dengan memakai pupuk khusus dapat segera dibuahkan (lihat foto saat tabulampot kelengkeng berbunga dan belajar buah).
Setelah selesai menanam bibit kelengkeng di kebun dengan jarak tanam 6 x 6 m, saya mencoba menanam kacang tanah di sela-sela tanaman kelengkeng. Ternyata hasilnya sangat memuaskan, karena hasil jual kacang tanah dengan pemberian pupuk yang intensif, harga jualnya lebih tinggi daripada ke tanah biasa karena bisa untuk bibit lagi, sehingga bisa untuk membayar honor karyawan di kebun (lihat foto berikut ini).

Tahun 2008 kami kembangkan lagi lebih kurang 1,2 ha dan saya coba tumpang sari dengan tanaman cabe rawit dan kacang kampung (lihat foto berikut ini). Hasilnya luar biasa bahkan saya bisa membeli pohon kelengkeng itoh yang pernah berbuah untuk indukan.
Saat ini saya sudah mulai membuat kebun bibit kelengkeng itoh dengan berbagai cara / teknik seperti cangkok, sambung susu dan sambung pucuk. Karena permintaan dari teman-teman cukup banyak, saya kembangkan juga jenis kelengkeng lain seperti pingpong, phuang ray, diamond river, aroma durian, kristalin dan sicompu. Jenis buah-buahan lain yang kami kembangkan yaitu srikaya new varietas, sawo jumbo, sawo belanda, jambu citra dan durian monthong.